Blog Image

Blog

Brief Recital of U R B A N x Street x A R T x Fashion

December 23, 2020
/
ISSUES , REVIEW

Street.wear /strèt,wer/, Adalah gaya pakaian kasual yang menjadi global di era 90-an. Tumbuh dari kultur Hip hop yang kemudian juga terpapar kultur Surfing ,Skateboard, sport juga akulturasi dengan sub-kultur musik bawah tanah. Muncul kepermukaan bukan dari ruang studio, melainkan dari "akar rumput jalanan".

Art (street art) x Fashion

Seni dan Fashion sejak lama telah saling beririsan, beragam disiplin artistik telah membentuk peta fashion dari masa ke masa,jejak dan sentuhanya kini ada dimana-mana, bagaimanapun ini adalah era "ekspresi & eksistensi" , satu rentang waktu dimana ragam elemen fashion telah bergerak jauh dari fungsi praktisnya dan lebih memunculkan identitas atau semiotika ekspresi dari individu atau komunal dan sangat mungkin ruang sosialnya, " sebuah seni yang bisa dipakai" adalah penjelasan logis dari gagasan tersebut. Ada banyak sekali kemungkinan untuk ranah seni dan Fashion bertumpang tindih.

Street Art secara universal mungkin tidak begitu disukai, tapi peran pentingnya di ruang sosial tidak dapat disangkal. Terma street Art tidak hanya merujuk pada tempat dimana seni tersebut bisa dijumpai, tapi terma tersebut juga berbicara tentang pergerakan. Sejak kebangkitanya di akhir Abad ke-20, "Seni Jalan" ini dengan cepat memberikan dampak di pasar Aparel.

Pergerakan sreet Art ,sama halnya seni design senantiasa tetap dinamis dan tetap menjamin asupan inspirasi dan kreativitas yang selalu segar untuk para produsen fashion.

 

U r B a n Fashion

Pertama-tama yang mungkin bisa kita sepakati bersama adalah : tidak ada cara yang mudah untuk mendefinisikan “ urban fashion”. Untuk sebagian, terma - urban fashion - lumrah diartikan, fashion yang terinspirasi oleh element hiphop, sementara yang lainya memandangnya hanya sebagai outfit yang keren di daerah perkotaan, bahkan di club-club malam. Bagaimanapun, dibalik apa yang sekarang dikenal sebagai urban fashion/style ada rentang sejarah yang cukup panjang untuk ditelusuri bersama dengan irisan-irisan kultur di dalamnya.

 

Apapun definisinya, konsep tentang style fashion yang dipakai oleh orang-orang yang berpusat pada genre musik tertentu, bukanlah hal yang baru. Perjalananya sangat lekat dengan kultur masyarakat perkotaan (Urban), dimana selama kurang lebih lima dekade telah menjadi komoditi yang sangat dikenal, dan telah mendapat pengakuan yang positif, khusunya dikalangan anak muda yang aktif di daerah perkotaan atau yang aktif diranah underground.

Di masa-masa awal perkembanganya, pengaruh dari kultur heavy metal, Estetika kultur DIY Punk, new waves lalu kemudian Kultur hiphop yang muncul dari tahun 1970-an, 1980-an, 1990-an hingga 2000-an.


20sMenuju ke “ Abad musik Jazz “ sekitar tahun 1920-an, trend fashion kaum perempuan kala itu adalah, short skirt dan peep-toe shoes, trend ini ter-grafitasi dari ruang dansa (the Charleston dance). Sementara fashion pria yang formal dan body fit,  menjadi lebih cenderung serba longgar dan menjadi lebih dekoratif, footwear juga semakin beragam dan tampak mewah, dan standar trend baru kemudian terlahir diantara kaum urban kala itu. Studio Hollywood yang makin memperluas audience-nya juga berperan dalam menyebar luaskan trend fashion, karena film-film produksi mereka sering kali menampilkan trend ter-update dalam layar lebar.

 


Tahun 1940-an, Urban style fashion kaum pria mencapai puncaknya dengan trend Zoot suits - Gaya pakaian dengan ciri khusus celana panjang dengan potongan yang lebar ini menjadi populer di kalangan penikmat musik Jazz, termasuk tokoh ikonik Malcolm X juga memakai gaya pakaian yang trend saat itu.

 

Era Hip-hop dimulai,


80Setelah Amerika ikut terlibat dalam Perang Dunia II, bagaimanapun mempengaruhi ranah fashion, Urban fashion yang beririsan dengan kultur musik (apapun itu) perkembanganya sedikit melambat, hingga tahun 1970-an, trend ini kembali menggeliat, terutama setelah kultur hip-hop muncul dan berkembang di Kota New York.

Run DMC adalah yang pertama membawa street (urban) fashion dalam performance mereka dari pada memakai pakaian formal yang tradisional. Para fansnya tergila-gila dengan Adidas Superstars dan memakainya tanpa tali sepatu, mengikuti artis hiphop idolanya. Mencium gejala trend ini --  Adidas memberikan kesepakatan iklan senilai 1 juta dollar-- sebagai tanda terimakasih kepada Run DMC karena secara tidak langsung mempromosikan sneaker Adidas.

Di tahun 80-an sampai dengan tahun 90-an, urban fashion semakin menyentuh demografi yang lebih luas lagi -- berbanding lurus dengan perkembangan musik rap dan MTV sebagai salah satu kanal konsumsi video musik yang tersedia di Televisi. Di era ini banyak trend style yang terlahir dalam ranah urban style, beberapa style yang menjadi signature, diantaranya MC Hammer dengan celana panjang yang super lebar (kemungkinan terinspirasi dari zoot suit), Kris kross dengan setelan kedodoran dan serba terbalik.


Mainstreaming

Brand-brand sport selain Adidas, seperti Nike, Reebok, Puma - Sneakers masih menjadi elemen penting dalam Urban Fashion, memakai sepatu olahraga menjadi wajib khususnya dikalangan anak muda kala itu, karena kala itu juga para seniman hip-hop makin fashionable. Tidak hanya dari wilayah pantai barat Amerika (west coast), banyak seniman hip hop dari pantai timur Amerika  (east coast) juga ikut andil membawa Urban Fashion dari kultur mereka ke ranah mainstream melalui performance mereka di video musik atau pertunjukan televisi. Semisal, sebelum terkenal sebagai aktor,Will Smith sempat menjadi rapper dengan nama The Fresh Prince (aktif dari tahun 1986 - 1994), telah banyak menginspirasi trend fashion kala itu dengan baseball caps dan warna outfit yang lebih cerah. Salt-n-Pepa (1985) menjadi rujukan fashion yang populer dikalangan perempuan, dengan jacket Denim, leather jacket, Sport jacket dan fit long pants. Selanjutnya TLC (1991) menjadi influence fashion perempuan dengan cropped tees, bra tops, potongan rambut yang edgy. Trend pakaian perempuan di akhir 1980-an hingga awal 1990-an juga termasuk body suits, baggy pants, overall, baby t-shirt dan tentunya Doc Martens -- TLC, Da Brat, Yo Yo, Queen Latifah adalah sebagian yang menjadi rujukan fashion kala itu.

TLCDengan semakin berkembangnya ranah hip hop di akhir tahun 1980 hingga akhir 1990 banyak clothing lines yang mengadaptasi atau menjadikan kultur hip hop sebagai acuan utamanya.

Sebelum komunitas urban di Amerika melahirkan clothing line bawah tanah (tidak mainstream) mereka memakai pakaian, aksesoris atau produk-produk lainya dari club/tim olahraga (basket, baseball, ice hockey, american football dll) favorit mereka, atau produk-produk semacam Tommy Hillfiger, Nautica, Polo dan lainya.

Brand Clothing seperti Kangol, yang dimiliki oleh Jacques Spreiregen (polandia) sangat populer dengan produk Bucket cap yang menjadi salah satu item fashion yang ikonik diawal-awal terlahirnya hip hop.

Kedatangan FUBU di tahun 1990-an juga ikut memicu pertumbuhan clothing lines yang saat itu masih berotasi di komunitas urban dan Hip hop. Diinisiasi oleh Daymond Garfield John bersama koleganya (1990),FUBU  mencapai puncaknya di tahun 2000-an.

Memasuki 2000-an, urban fashion semakin prural, dengan pengaruh dan irisan banyak kultur lainya, Hip hop, rap dan R&B tidak lagi menjadi pengaruh utama dalam trend subkultur, juga semakin banyak forum online yang menulis tentang hal serupa sehingga setiap orang siapapun, dimanapun dengan beragam latar belakang dapat dengan mudah terpapar oleh perkembangan terbaru dari ranah fashion khusunya urban style.

Trend baru terus tumbuh, terus ber-siklus, terus beririsan dan tumpang tindih di beragam komunitas yang ada di dunia, dalam ranah sport fashion, ranah musik hingga ke ranah high class fashion. Dalam beberapa dekade ke belakang, norma tentang apa yang kita pakai dan kapan kita memakainya telah bergeser, semakin melonggar dan fleksible, dan sumber inspirasinya kian meluas dan tidak hanya sekedar dari segmentasi tertentu.

 

source :

http://makobiscribe.com/just-hip-hop-urban-fashion-trends-history/

 

https://medium.com/@PoeticGangster/the-history-of-urban-streetwear-fashion-248501dcfb30