Blog Image

Blog

Blek Le Rat

April 23, 2020
/
ISSUES , PROFILE , REVIEW
Blek Le Rat image

“Seni bukanlah kedamaian, tetapi perang, orang-orang berpikir seni selalu tentang kreatifitas dan kesenangan. Tapi bukanlah hal mudah untuk hidup darinya. Kami berjuang dalam peperangan yang berkelanjutan."

 

Blek le Rat adalah Banksy yang baru? Sebuah frase yang hanya pantas menjadi lelucon. Saat seorang Banksy bisa dibilang “anak baru” di skena graffiti, Blek le Rat telah memulai stencil-nya, memoles jalanya ke sekeliling dunia selama hampir 30  tahun. Sedikit ironis, sosok yang juga mengisnpirasi Banksy, Shepard Fairey ( Obey Giant) dan banyak street artist lain setelah masanya malah kurang mendapat atensi di ranah yang sama, street art.

Terlahir dengan nama Xavier Prou di Boulogne-Billancourt, daerah sub-urban sebelah barat Perancis (15 November 1951). Seniman Graffiti pertama di Perancis dan dikultuskan sebagai “Bapaknya Graffiti Stencil”.Blek mulai berkesenian di tahun 1981, melukis stencil tikus di tembok-tembok jalanan kota Paris. Dia menjelaskan, Tikus adalah satu-satunya hewan yang bebas dikota Paris, dan juga yang menyebarkan wabah kemana-mana, seperti halnya street Art. Mengambil nama dari buku komik Blek le Roc, menggunakan kata “Rat” sebagai anagram dari “art”. Semula terpengaruh oleh karakter era awal seni-graffiti di New York setelah mengunjungi kota tersebut di tahun 1971, Blek memilih karakter yang dia rasa lebih cocok untuk kota Paris, karena adanya perbedaan ciri arsitektur. Blek juga mengaku terinspirasi oleh seniman Canada, Richard Hambleton, yang melukis figure manusia dengan skala yang besar (1980).  

Blek pertama kali diciduk oleh polisi Paris, saat mengerjakan stensil replica karya Caravaggio “Madonna and Child”. Sejak saat itu Blek secara eksklusif mengerjakan karya-karyanya dengan teknik pre-stencil poster, selain prosesnya lebih cepat di media tembok, juga kemudian tertangkap, hukumanya tidak terlalu berat.

Stencil bertindak sebagai respon dari kultur seni yang saat ini bisa diproduksi dan direproduksi secara masal, teknik ini juga memungkinan si seniman untuk mebuat karya yang identik, kapanpun dan dimanapun mereka berkarya.Blek telah menjadi salah satu influence dari pergerakan ranah  seni geriliya dan Graffiti hari ini, motifasi utama dari kekaryaanya adalah kesadaran sosial dan gairah untuk membawa seni pada orang-orang. Banyak karyanya menggambarkan individu yang sendirian berlawanan dengan opreso kelompok besar. Rangkaian gambar tentang tuna wisma yang dimulai dari tahun 2006, menjadi usaha untuk membuat ruang perenungan tentang masalah global tersebut.   

Disadur dan diringkas dari sumber

https://en.wikipedia.org/wiki/Blek_le_Rat

https://www.creativereview.co.uk/blek-le-rat-the-new-banksy/

https://www.latimes.com/archives/la-xpm-2008-apr-03-gd-art3-story.html