Blog Image

Blog

REVIEW : SYMPHONY and METALLICA (1999)

October 25, 2019
/
REVIEW
REVIEW : SYMPHONY and METALLICA (1999) image

Beberapa waktu lalu, raksasa Heavy Metal asal LA, Metallica, kembali melepas dokumentasi proyek kolektif nya bersama San Francisco Symphony dengan tajuk S&M2.

20 tahun lalu , James Hetfield, Lars Ulrich, Kirk Hammett, Robert Trujillo pertama kali terlibat proyek kolektif dengan San Francisco Symphony  – yang diabadikan di album Symphony & Metallica (1999) – juga dalam format dokumentasi sinema. Untuk sebagian fansnya, Metallica tampak seperti kehabisan ide. Setelah album Reload (1997) yang merupakan pemungkas dari sesi yang dimulai tahun 1996 Load  ,   November 1999, mereka mengeluarkan S&M, kolaborasi langsung  Metallica dan konduktor  San Francisco Symphony Michael Kamen – dikemas dalam fromat dua disk.

Tapi untuk siapa saja yang menguntit jejak perjalanan Metallica, hal tersebut menjadi bukti bahwa mereka memperluas horizon, mereka mencoba sesuatu yang berbeda dari sebelumnya hanya karena ingin melakukanya. Hal tersebut merupakan bagian dari langkah dalam karir mereka,dengan album Kill Em All (1983) mereka menjadi salah satu pondasi trash metal bersama Megadeth, Anthrax & Slayer, mengabaikan akar trash, tanpa basi-basi  dengan sound yang sangat metal mereka rilis tahun 1991 album bertajuk Metallica, bereksperimen dengan produksi cut-and-paste, low – Fidelity engineering untuk St. Anger tahun 2003 atau bergabung dengan Lou Reed untuk album dengan konsep yang sangat improvisasional, Lulu (2011) .  dengan keberhasilan atau kegagalanya, setiap langkah yang diambil Hetfield CS menjadi penting dalam proses evolusi Metallica. Tanpa kebebasan untuk mengacau dan gagal, band ini tidak akan menikmati keberhasilannya.

S&M – Symphony dan Metallica, mungkin bukan merupakan pencapaian inovatif, meski demikian tetap menghasilkan album eksperimen yang sangat bisa membuat kuping mencapai orgasme.  Adalah Michael Arnold Kamen yang bertanggung jawab memadukan sentuhan klasik dengan karakter Metallica.  Kamen pertama kali bertemu dengan Hetfield cs saat mereka bekerja sama dengan produser Bob Rock untuk mengerjakan remix akustik “Nothing Else Matter”. Penasaran dengan kemungkinan kolaborasi, kamen kemudian menanyakan apakah Hetfield cs tertarik untuk memaikan beberapa set lagu mereka bersama orchestra yang dia pimpin.  Metallica menyetujuinya lalu memberikan urutan lagu yang ingin mereka mainkan.

Kamen membuat aransemen yang  sinematik untuk lagu-lagu Metallica,  menambah dan meningkatkan dimensi musiknya  dengan sirkulasi  instrument biola dan flute di antara riff, kompisisi brass section dan string section mengiringi beberapa rhythm Metallica yang paling berat.  Pertunjukan debut komposisi mereka digelar di The Berkeley Community Theatre, 21-22 April, 1999. Kedua pertunjukan tersebut diproduksi juga sebagai S&M album. Album ini adalah ide dari Michael, karena merasa musik Metallica sangat compatible dengan set orchestra.

Seringkali , live album kolektif dengan orchestra menuai kontra dikalangan fans, tidak dengan album S&M, didukung dengan banyaknya review positif, 300 ribu copy berhasil terjual pada minggu pertama album ini dirilis, dan saat debutnya telah menduduki No.2 di Billboard album chart. Tahun 2000, album S&M mendapat 4 platinum yang disahkan oleh asosiasi industri rekaman Amerika, dan pada tahun 2003 album ini mendapat 5 platinum. Penjualan,  versi DVD album ini menembus 600 ribu keping.

“ Saat pertama kali bertemu Michael di tahun 1997, sampai ke proses final mixing album dan DVD, juga beberapa performance di Berlin, New York dan Las Vegas, kami benar-benar menikmatinya, tahun-tahun bersama yang menantang dan creative, “ ungkap  Metallica setelah kematian Michael Kamen tahun 2003.

Disadur dan diringkas dari berbagai sumber

Music video credit : Nothing Else Matters - Metallica with San Francisco Symphony Orchestra