Blog Image

Blog

REVIEW : Minor Threat x Youth of Today x Youth Crew x Straight edge

October 25, 2019
/
REVIEW

Ketika mantan Vokalis Minor Threat Ian MacKaye berkali-kali menyatakan bahwa dia tidak pernah berniat lagu “Straight Edge” menjadi sebuah pergerakan.

Youth of Today merangkul ide untuk mengibarkan benderanya. Terbentuk beberapa tahun setelah Minor Threat bubar, Youth of Today dengan cepat menjadi Ikon “straight Edge” di ranah Hardcore (1985). Di kota Newyork dimana mereka menjadi legenda, diwarnai pengaruh dari Minot Threat, SS Decontrol, DYS, Negative Approach dan Crucifix. Musik keras untuk pesan yang mendesak dan harus diteriakan dengan lantang. Mengimbangi musiknya Ray Cappo & Jhon Porcelly Cs, dengan Jacket Varsity, sepatu Nike/Vans High top, celana cargo pendek atau running pants dengan Champion sweatshirt berdiri menentang stereotype punk kala itu yang identik dengan “Mohawk” & “ leather jacket”.

Youth Of Today bersama lingkaran pertemanan atau fans mereka yang kemudian lebih dikenal dengan “youth crew” ikut andil menyebarkan pesan positif yaitu cara/jalan hidup “bersih”dari substansi beracun yang merugikan/berbahaya ( tidak mengkonsumsi alcohol, tembakau, obat terlarang) dan seks “bebas”, kemudian meluas sebagai kontra  tendensi budaya hedonist & nihilist didalam kultur punk kala itu. Seiring waktu pergerakan yang kemudian dikenal dengan Straight edge ini melintas dunia, dari Swedia ke Selatan Afrika, dari Brazil hingga Jepang, juga ke Negara lainya.

Sekalipun setiap orang memiliki pemahaman yang berbeda-beda, Straight edge menjadi sebuah komitmen seumur hidup , apa yang merupakan salah satu aspek skena punk era 80-an berkembang menjadi kultur dengan pergerakanya sendiri. Di luar prinsip-prinsip dasar ini, penganutnya telah berbaur dengan gaya hidup dan ideologi lainnya. Banyak yang mengadopsi diet vegetarian atau vegan. Beberapa menggabungkan identitas Straight edge mereka dengan (biasanya) politik progresif seperti anti-fasisme / rasisme, gerakan feminisme, dan gerakan peduli hak-hak binatang.

Meskipun tampak seperti idealism anti-pemberontakan, straight edge bertahan sebagai element penting dari kultur musik bawah tanah.

Disadur dan diringkas dari berbagai sumber