Blog Image

Blog

REVIEW : YELAWOLF

August 22, 2019
/
REVIEW

Yelawolf 1“Keparat dari tanah Alabama” begitulah kira-kira Michael Wayne Atha ( Gasdsden, Alabama, 30 Des 1979) menggambarkan dirinya. Mengambil nama alias Yelawolf  -- Yela diartikan sebagai Cahaya, Matahari atau Api – Wolf metafora dari kemampuan bertahan hidup juga keganasan-- merepresentasikan darah suku Indian Cherokee yang diwarisi dari Ayahnya.

Memulai debutnya di tahun 2005 dengan merilis album independen “Creek Water”, lima tahun kemudian setelah dirilisnya EP “Trunk Muzik “, Yelawolf mulai mendapat tempat di ranah mainstream. Tahun yang sama, lewat Interscope Records, album “Trunk Muzik 0-60 ( album re-master dari EP Trunk Muzik) menjadi album major label pertamanya.  Januari 2011, Yelawolf dilirik oleh Shady Records, milik Eminem, dan melepas album keduanya “Radioactive” dan bercokol di posisi 27 di Billboard 200. Yelawolf kembali merilis sequel dari mixtape Trunk Muzik, dengan title  “Trunk Muzik Returns” (2013), album ketiganya “Love story” dirilis tahun 2015,  album ke-4 “Trial by Fire” dilepas tahun 2017, album kelima jadi album terahir dibawah shady records “Trunk Muzik III, dirilis Maret 2019.

Terpapar musik hip hop sejak kecil dari pacar ibunya, kaset Run-DMC dan Beastie Boys “Licensed to Ill” jadi salah satu koleksi pertamanya. Berbicara soal “harmonisasi sound” dalam musiknya , sebagian besar influence didapat dari Outkast , khususnya album Outkast – ATLiens & Aquemeni. Kolketif Hip hop dan R&B Dungeon Family, sama halnya J Dilla, Pete Rock, CL Smooth, Black Star, Heiroglyphics dan trio Digable Planet  juga turut memberi pengaruh  dalam produksi karya Yelawolf.  Warna musik lain yang ikut membentuk karakter musiknya antara lain Jhonny Cash, Black Sabbath, Lynyd Skynyrd, Kraftwerk, The Doors, Fleetwood Mac,Metalica, Portishead dan N.W.A, Kidrock yang juga memasukan elemen musik Country, Rock dan Hip hop dan tentu saja kolaborator sekaligus mentornya Eminem.

Kontras dengan subjek tentang membual dan gemerlapnya kurungan emas ala Jay-Z & Kanye, Yelawolf menangkap potret kemiskinan kaum marginal dengan presisi yang menggugah dari seorang pendongeng. Bermain di area  daerah rural amerika yang suram, keragaman dan kekayaan tuturnya juga rentang gaya vokalnya adalah yang membedakan karya-karyanya dengan yang lainya.

“Saya mewakili orang-orang Amerika yang tidak masuk kategori ideal, tetapi orang-orang yang dengan keberanian dan ketabahan tetap berjuang meski harus terus menggali lumpur, Itulah siapa kita sebenarnya”.


Disadur dan di ringkas dari Wikipedia