Blog Image

Blog

REVIEW : Rima perlawanan PUBLIC ENEMY

February 14, 2019
/
REVIEW
REVIEW : Rima perlawanan PUBLIC ENEMY image

PUBLIC ENEMY #1“ To revolutionize make a change nothing’s strange. People, people we are the same.No we’re not the same, ‘Cause we don’t know the game. What we need is awareness, We cant get careless, you say what is this? My beloved let’s go down to business. Mental self defensive finess, (yo) bum rush the show. You gotta  go for what you know. Make everybody in order to fight the power that be. Lemme hear you say Fight the power.”

Merupakan sepenggal lirik dari lagu berjudul “Fight the power” menjadi lagu antemik tentang isu rasial dan kesenjangan sosial – politik yang  terjadi di Amerika era tahun 1980-an. Penggalan rima yang bisa mereprenstasikan apa yang disuarakan oleh Chuck D, Flavor Flav, Professor Griff, Khari Wynn, DJ Lord, Sammy Sam dan S1W dalam musik mereka sebagai unit hip hop. Terbentuk di Long Island, New York sekitar tahun 1986, mereka diidentikan dengan perlawanan terhadap oppressive politik dan aktif menyuarakan kepedulian terhadap komunitas Afrika – Amerika. 

Public Enemy menjadi salah satu pioneer rap “hardcore” yang revolusioner  secara musik dan politik. Dengan timbre vokal baritone-nya yang berwibawa Carlton Ridenhour a.k.a Chuck D sebagai lead rapper menuturkan rima tentang masalah sosial, khususnya tentang ketidakadilan yang dialami komunitas orang-orang kulit hitam, dan dalam prosesnya dia membawa hip-hop menjadi media untuk membangkitkan kesadaran dan menjadi bagian dari budaya musik “perlawanan”. Sama revolusionernya secara musikal, tim produksi mereka, Bomb Squad, menciptakan dimensi sound yang padat dengan teknik cut-and-paste yang avant garde, beat tanpa henti berpacu dengan elements free jazz dan deep funk yang kental.

PUBLIC ENEMY #2Sejak akhir 80-an hingga awal 90-an , Public Enemy selalu lekat dengan kontoversi. Setelah meretas kurang lebih 13 full length album, merayakan perjalan 30 tahun karirnya, album ke-14 mereka dengan title  Nothing is Quick in the Desert dirilis Juni 2017 lalu. Public Enemy dengan lirik dan sikap militan-nya menjadi salah satu episentrum dalam peta perkembangan musik & budaya hip-hop.