Blog Image

Blog

REVIEW : Kendrick Lamar

February 1, 2019
/
REVIEW
REVIEW : Kendrick Lamar image
Kendrick Lamar Duckworth a.k.a K-dot
“ Secara personal saya hanya manusia biasa, saya punya keluarga dan masalah pribadi. Tapi saya harus memberikan sesuatu pada dunia. Itu tanggung jawab saya. Musik, bukan sekedar pekerjaan atau hiburan, bagi saya inilah yang saya miliki untuk saya tawarkan pada dunia”. _K dot_

Lingkungan keras Compton, Callifornia,tempatnya dilahirkan , banyak mempengaruhi karyanya. Baginya, musik bukan hanya sekedar pelarian, tetapi merupakan kebutuhan untuk menyelamatkan “jiwa”nya. Tumbuh besar terobsesi dengan Tupac Shakur, B.I.G, Snoop Dog, Dr.Dre, Public Enemy, KRS-One, Rakim, Jay-Z dan Kanye, begitu juga dengan Michael Jackson, Quincy Jones, Prince,Marvin Gaye, The Isley Brother.Luther Vandross. Banyak membaca tentang autobiografi Malcom X dimasa remajanya begitu mengakar terhadap persepsi juga pendekatanya terhadap musik dan berkontribusi  membentuk Kendrick sebagai seniman. Sebuah Ide sederhana tentang keinginan untuk menjadi lebih baik dari mind-statenya yang sekarang, musik telah memberikan tujuan hidup untuk seorang Kendrick Lamar.

Dibawah bendera Top Dawg, Aftermath dan Interscope Records, Kendrick Lamar telah merilis empat full length album : Section.80 (2011), Good Kid, M.A.A.D City (2012), To Pimp a Butterfly (2015) & Damn (2017). Satu album kompilasi & satu album EP : Untitled Unmastered (2016) & Kendrick Lamar (2009). Belakangan rapper kelahiran  17 Juni 1987 ini  mengisi soundtrack film Black Panther.

Tentang musik-nya Kendrick Lamar Duckworth a.k.a   K-Dot  menyatakan bahwa musiknya adalah musik yang humanis. Di album Good kid M.A.A.D. City sarat dengan kritisi dan begitu terpengaruh oleh West coast hip hop dan gangsta rap era 90-an, album To Pimp a Butterfly menggabungkan unsur Funk, Jazz, Soul dan retorika puisi.

Lamar telah menjadi  “pendongeng ”, dengan rhyme-nya yang tajam dengan flow-nya yang lentur dan nakal, dengan karakter yang anti-flamboyan dan dengan kompleksitas yang mendalam.

Credit music : The Blacker the Berry by Kendrick Lamar

Photo : Diunduh dari Google.com

Source :