Blog Image

Blog

ISSUES : Stood In The Hood, the Lost Value

July 17, 2018
/
ISSUES
ISSUES : Stood In The Hood, the Lost Value image

STOOD IN DA HOOD Family, Friends and Da Hood

“Stood in da hood”, kalimat yang secara liar bisa diartikan “berdiri bersama dengan kawan-kawan, saudara, atau bahkan secara luas dengan komunitas.” Sebuah frasa yang menurut kami bisa direpresentasikan sebagai semangat kebersamaan atau semangat persaudaraan.

Terdengar naif memang, dan menurut sebagian orang hal-hal semacam ini hanya omong kosong , atau hanya cocok bagi para utopis. Sah-sah saja berpikir demikian, karena di era seperti sekarang ini mendapati kebanyakan orang yang masih memegang nilai-nilai tersebut akan seperti mencari jarum di belantara beton.

Bagi kami,  nilai“Stood in da Hood” atau nila-nilai kerbersamaan belum sepenuhnya menguap tertelan oleh kemajemukan pola pikir yang kian skeptis. Tidak sepenuhnya hilang,  mungkin tanpa sadar kita melewatkanya.

Buat kalian penggila musik bawah tanah dan sering bertandang ke beberapa gigs, ber-Violance dance, stage dive, tentu menjadi salah satu ritual yang baku, raungan distorsi gitar dan hentakan beat drum merangsang adrenalin dan memicu tubuh untuk begerak semakin liar. Tak jarang diantara kekacauan area moshpit  beberapa kawan terjatuh, terpukul, bahkan terinjak. Sepintas tampak brutal dan liar, tapi akan terasa berbeda saat berada didalamnya, atau setidaknya itulah yang kami rasakan. Dibalik semua kebrutalan, tersirat nilai kebersamaan, individu yang tak saling kenal berkumpul, menjadi satu unit kesadaran universal dan hanya satu yang ada di otak mereka, berteriak sekencang-kencangnya dan menari seliar-liarnya.

Berbicara tentang nilai-nila kebersamaan & kekeluargaan, beberapa berkas ingatan yang menurut kami beririsan dengan nillai “stood in Da Hood” bermunculan. Salah satunya Film classic era 70-an yang terinspirasi oleh Novel dengan judul yang sama, The Godfather karya Mario Puzo. Terpusat di keluarga Corleone sebagai sindikat mafia. Sepintas hanya konflik, kerasnya persaingan atau bahkan kekejaman  yang terlihat dari keluarga Corleon dalam mempertahankan status quo mereka didalam Hirarki para mafia.

Beberapa hal yang menurut kami layak di cermati dari keseluruhan film ini adalah bahwa bagaimana seorang Vito Corleone begitu memegang nilai kekeluargaan dan nilai persaudaraan, mengutip quotes dialog di fim ini

“A man who doesn’t spend time with his family can never be a real man” and “the only wealth in this world is family, more than all the money, or power on earth.” – Don Vito Corleone.

“Friendship is everything. Friendship is more than talent. It is more than the government. It is almost the equal of family.”- Don Vito Corleone.

“By helping others, you will receive help as well. You will also receive respect.” - Don Vito Corleone.

Penting atau tidak? Masih adakah atau sama sekali telah dilupakan?

Satu hal yang pasti kami akan tetap berusaha menjalakan nilia-nilai ini.

We’ve stood in da hood . We will root and shoot high up in da hood.