Blog Image

Blog

INTERVIEW : @faveteam MURAL Bandung

July 3, 2018
/
INTERVIEW
INTERVIEW :  @faveteam MURAL Bandung image

Prelude

Mural sebagai salah satu bentuk  karya rupa tertua, beberapa sumber literasi mencatat umur  mural yang ditemukan di Gua  Chauvet , Ardèche , Perancis selatan , telah ada pada zaman Paleolithicum (zaman batu tua), kurang lebih 30.000 tahun sebelum Masehi. Melalui rentang perjalanan yang sangat lama, Mural hingga hari ini terus ber-evolusi.

Faveteam Mural

Kesempatan telah mempertemukan kami dengan Faveteam yang merupakan unit penggiat mural yang digagas oleh lima illustrator Bandung. Enam tahun lalu, berawal dari project kolektif mural di kantor arsitek Urbane, Faveteam resmi terbentuk dengan line up Dika/Kribo selaku manager , Elvan (illustrator), Agra, Bayou & Abdi.

Bermula sebagai kanal ekplorasi, Elvan CS dengan basic sebagai illustrator akhirnya membawa Faveteam ke arah yang lebih professional, dengan mengerjakan project dari berbagai klien.  Platform media sosial (Instagram, Behance.com & youtube)  yang dijadikan sebagai sarana untuk mendokumentasikan dan mem-publish karya-karya faveteam  menjadi salah satu saluran untuk bertemu Klien atau orang-orang yang berbagi antusias yang sama dengan mereka.

Dengan media cat tembok/ marker, permintaan Klien dieksekusi dengan cara yang lugas (tidak terlalu rigid)  dan dengan karakter/taste masing-masing illustratornya, teman-teman Faveteam menuturkan cerita yang menjadikan sebuah tempat memiliki memori dan keunikanya sendiri .

Hingga saat ini apresiasi masyarakat terhadap seni menggambar dinding ini makin membaik, dan seperti di tuturkan Dika (manager Faveteam), hal ini turut memberikan atmosfer yang baik terhadap perkembangan seni mural untuk dijadikan sebagai profesi tetap. “ Kini semakin banyak orang yang mulai bisa lebih meng-apresiasi seni, dan orang-orang sudah bisa mengaplikasikan seni mural sebagai elemen dekoratif  di area mereka, seperti di kantor, restoran dan bahkan untuk ruang pribadi (rumah) ,” Tutur Dika.  

 Melaui goresan kuas dan karya-karyanya kawan-kawan Faveteam berusaha membagi awareness bahwa Seniman Mural bukan hanya sekedar membuat gambar atau tukang cat yang hanya nge-cat di tembok, tetapi benar-benar menuangkan ide juga taste dari si artist-nya itu sendiri , bisa mewakili apa yang klien inginkan dan menghasilkan karya yang layak untuk diapresiasi.

Mereka juga telah menunjukan bukti kecil bahwa ranah design/illustrasi/Mural bisa dibawa ke koridor yang lebih luas dan lugas, tidak hanya berhenti di media kertas atau platform digital tetapi membuka kemungkinan untuk berkolaborasi dengan ranah seni/design yang lain.

Presistensi, konsisten dan memperbanyak referensi menjadi kunci untuk menekuni bidang seni ini, seperti yang dituturkan Agra dan Bayu diakhir obrolan.  

Untuk kawan-kawan yang  ingin mengenal lebih dalam atau ingin sharing dengan FaveTeam bisa intip portofolionya di bebeberapa kanal sosial media berikut :



Instagram : @faveteam

Behance : www.Behance.com/faveteam

Youtube Channel : www.youtube.com/vivalafave



Akhir kalam, Viva la FaveTeam.